TAMAN ARONGK BELOPA GELAP GULITA DI TENGAH KOTA SANGGAU, DINAS LH KE MANA? ANAK-ANAK BERMAIN, FASILITAS PULA DIKELUHKAN RUSAK

Sabtu, 5 September 2026 - 13:26

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, Aktial86.my.id — Kondisi Taman Arongk Belopa, Kabupaten Sanggau, dikeluhkan pengunjung. Pada malam Minggu, ketika taman ramai didatangi masyarakat dan anak-anak bermain, area taman disebut dalam kondisi minim penerangan hingga membuat sejumlah pengunjung merasa tidak nyaman dan khawatir.

“Kasihan anak-anak bermain kalau gelap begini,” ujar salah satu orang tua yang sedang menemani anaknya bermain di kawasan taman.

Keluhan tersebut dinilai bukan sekadar persoalan kenyamanan. Minimnya penerangan di area bermain membuat orang tua kesulitan mengawasi anak-anak mereka ketika bermain.

Pertanyaannya, mengapa taman yang berada di tengah kota dan ramai digunakan masyarakat pada malam hari justru minim penerangan?

Taman di Tengah Kota, Tepi Jalan Poros

Taman Arongk Belopa memiliki posisi yang cukup strategis karena berada di tengah Kota Sanggau dan di tepi jalan poros yang ramai dilalui kendaraan maupun masyarakat.

Keberadaan taman tersebut tidak hanya dimanfaatkan warga Sanggau. Lokasinya juga membuat kawasan ini berpotensi menjadi tempat warga dari luar daerah berhenti atau singgah ketika melintas.

Karena itu, sejumlah pengunjung menilai kondisi taman semestinya mendapat perhatian lebih. Selain menjadi ruang publik bagi masyarakat, kondisi taman juga dapat memberikan kesan tersendiri bagi orang yang datang atau melintas di Kabupaten Sanggau.

“Ini taman di tengah kota dan di pinggir jalan poros. Orang luar daerah juga banyak yang lewat dan bisa melihat kondisi taman. Kalau malam gelap seperti ini tentu sangat disayangkan,” keluh seorang pengunjung.

Arena Bermain Anak Juga Dikeluhkan Rusak

Persoalan penerangan ternyata bukan satu-satunya keluhan.

Pengunjung juga menyebut terdapat salah satu arena permainan anak yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan anak apabila fasilitas tetap digunakan tanpa pemeriksaan dan perbaikan.

Masyarakat berharap fasilitas yang mengalami kerusakan segera diperiksa dan diperbaiki. Jika memang belum dapat diperbaiki, fasilitas tersebut semestinya diamankan sementara agar tidak digunakan anak-anak.

Dinas LH Sanggau Disorot

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pengelolaan Taman Arongk Belopa saat ini berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sanggau.

Dengan demikian, sorotan publik mengarah kepada Dinas LH untuk memastikan kondisi penerangan maupun fasilitas taman benar-benar mendapat perhatian dan pemeliharaan.

Jika pengelolaan berada di bawah Dinas LH, siapa yang bertanggung jawab memastikan lampu penerangan berfungsi dan fasilitas permainan anak aman digunakan?

Pertanyaan tersebut layak dijawab secara terbuka, mengingat taman merupakan fasilitas publik yang digunakan masyarakat.

Jangan Tunggu Ada Korban

Masyarakat tidak meminta fasilitas yang berlebihan. Mereka hanya berharap taman publik yang berada di tengah kota dapat digunakan dengan aman, nyaman dan layak, terutama oleh anak-anak.

Dinas LH Sanggau didesak segera turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi penerangan dan seluruh fasilitas permainan di Taman Arongk Belopa.

Jangan sampai persoalan baru ditangani setelah terjadi kecelakaan atau anak menjadi korban akibat fasilitas yang tidak layak.

Taman di tengah kota seharusnya menjadi kebanggaan daerah, bukan justru dikeluhkan karena gelap dan terdapat fasilitas bermain yang disebut rusak.

Publik kini menunggu langkah nyata Dinas LH Kabupaten Sanggau.

Perbaiki penerangan, cek fasilitas permainan, dan pastikan Taman Arongk Belopa benar-benar aman bagi masyarakat. Jangan biarkan keluhan pengunjung berlalu tanpa tindakan.

Tim Investigasi

Berita Terkait

KASUS Gedung Balai Nikah KUA Kapuas Sanggau Rp1,3 M Hancur Lebur, Pengawas Lingau
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
HEBOH! Puluhan Drum di Riam Panjang Diduga Bekas Gudang Minyak, Kapolres Kapuas Hulu dan Polda Kalbar Diminta Turun
Dua Truk Tangki CPO Tabrakan di Tayan Hilir, Muatan Tumpah ke Jalan
Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu Disebut Beroperasi Tiga Kali Sepekan, Warga Desak Penindakan di Silat Hilir
PETI Diduga Beroperasi di Belakang Danau Belibis Subah, APH Diminta Segera Bertindak
Warga Segok Sebaboi Bergerak, Siapkan Jalan Masuknya Listrik PLN
Dugaan Galian C di Areal Perkebunan PT TBSM Dipertanyakan, Legalitas dan Asal Material Jadi Sorotan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:51

KASUS Gedung Balai Nikah KUA Kapuas Sanggau Rp1,3 M Hancur Lebur, Pengawas Lingau

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:58

Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias

Rabu, 30 September 2026 - 08:03

HEBOH! Puluhan Drum di Riam Panjang Diduga Bekas Gudang Minyak, Kapolres Kapuas Hulu dan Polda Kalbar Diminta Turun

Rabu, 30 September 2026 - 06:23

Dua Truk Tangki CPO Tabrakan di Tayan Hilir, Muatan Tumpah ke Jalan

Selasa, 29 September 2026 - 16:27

Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu Disebut Beroperasi Tiga Kali Sepekan, Warga Desak Penindakan di Silat Hilir

Berita Terbaru

Sorry Ye,,,,,