SANGGAU, Aktual86.my.id — Jembatan Empanan yang menjadi akses penghubung Desa Semerangkai dan Desa Sei Alai roboh sejak 18 Maret 2026. Hingga 2 September 2026, jembatan tersebut belum juga mendapatkan perbaikan permanen.
Lebih dari lima bulan warga menunggu.
Padahal, jembatan ini merupakan akses sehari-hari masyarakat untuk bekerja, beraktivitas, mengangkut hasil pertanian, serta memenuhi kebutuhan pendidikan dan ekonomi.
Kondisi tersebut membuat warga mengeluhkan akses yang terganggu dan berharap pemerintah tidak lagi membiarkan persoalan ini berlarut-larut.
PEMERINTAH HARUS SEGERA TURUN TANGAN!

Jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan atau korban baru bertindak. Pemerintah dan instansi terkait diminta segera turun ke lapangan, memastikan penanganan, serta memberikan kepastian kapan Jembatan Empanan diperbaiki atau dibangun kembali.
Sudah lebih dari lima bulan. Warga sudah menunggu. Kini masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar janji.
JEMBATAN EMPANAN ADALAH AKSES HIDUP WARGA. SEGERA TANGANI!
Media ini membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pemerintah maupun instansi terkait.
Tim Investigasi








