Kapolres Sanggau Cek Pos TRC Karhutla: Kesiapsiagaan Tak Boleh Setengah-Setengah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:51

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SANGGAU, aktual86.my.id – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau mendapat perhatian serius. Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika turun langsung mengecek kesiapan Pos Tim Reaksi Cepat (TRC) Karhutla di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Selasa (25/8/2026).

Pengecekan yang dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi langkah konkret untuk memastikan personel, sarana pendukung, sistem pemantauan, hingga koordinasi lintas instansi benar-benar siap digunakan ketika terjadi kebakaran.

Kapolres Sanggau didampingi Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi. Turut mengikuti kegiatan tersebut Kabag SDM, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara, Kasi Humas Polres Sanggau, serta Sekretaris BPBD Kabupaten Sanggau.

Bukan sekadar kunjungan, pengecekan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kesiapan Pos TRC dalam menghadapi potensi Karhutla. Kecepatan informasi, kesiapan personel dan peralatan, serta koordinasi antarinstansi menjadi faktor penting agar kebakaran tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

Karhutla tidak boleh ditunggu sampai membesar baru ditangani. Deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat dituntut tidak hanya siap di atas kertas, tetapi benar-benar mampu bergerak cepat ketika titik api muncul.

Polres Sanggau bersama BPBD dan instansi terkait juga terus memperkuat pemantauan wilayah rawan Karhutla serta mendorong masyarakat ikut menjaga lingkungan. Pencegahan harus menjadi prioritas, bukan hanya mengandalkan pemadaman setelah api terlanjur meluas.

Kapolres Sanggau menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menghadapi ancaman Karhutla. Setiap potensi kebakaran harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat, lingkungan, maupun aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar.

Dengan kesiapan personel, peralatan, pemantauan yang aktif, serta koordinasi lintas sektor yang solid, Kabupaten Sanggau diharapkan mampu mempercepat respons terhadap setiap kejadian Karhutla.

Pesannya jelas: jangan menunggu api membesar. Deteksi, respons, dan padamkan sedini mungkin.

(Leni)

Berita Terkait

KASUS Gedung Balai Nikah KUA Kapuas Sanggau Rp1,3 M Hancur Lebur, Pengawas Lingau
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
HEBOH! Puluhan Drum di Riam Panjang Diduga Bekas Gudang Minyak, Kapolres Kapuas Hulu dan Polda Kalbar Diminta Turun
Dua Truk Tangki CPO Tabrakan di Tayan Hilir, Muatan Tumpah ke Jalan
Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu Disebut Beroperasi Tiga Kali Sepekan, Warga Desak Penindakan di Silat Hilir
PETI Diduga Beroperasi di Belakang Danau Belibis Subah, APH Diminta Segera Bertindak
Warga Segok Sebaboi Bergerak, Siapkan Jalan Masuknya Listrik PLN
Dugaan Galian C di Areal Perkebunan PT TBSM Dipertanyakan, Legalitas dan Asal Material Jadi Sorotan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:51

KASUS Gedung Balai Nikah KUA Kapuas Sanggau Rp1,3 M Hancur Lebur, Pengawas Lingau

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:58

Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias

Rabu, 30 September 2026 - 08:03

HEBOH! Puluhan Drum di Riam Panjang Diduga Bekas Gudang Minyak, Kapolres Kapuas Hulu dan Polda Kalbar Diminta Turun

Rabu, 30 September 2026 - 06:23

Dua Truk Tangki CPO Tabrakan di Tayan Hilir, Muatan Tumpah ke Jalan

Selasa, 29 September 2026 - 16:27

Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu Disebut Beroperasi Tiga Kali Sepekan, Warga Desak Penindakan di Silat Hilir

Berita Terbaru

Sorry Ye,,,,,