TIM INVESTIGASI SOROT SPBU BELITANG HILIR: BBM SUBSIDI DIDUGA DIISI KE JERIKEN DIAM-DIAM SAAT SPBU BELUM BUKA

Sabtu, 19 September 2026 - 09:36

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SEKADAU, Aktual86.my.id — Dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi kembali mencuat di wilayah Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau. Kali ini, sorotan mengarah pada aktivitas pengisian BBM ke sejumlah jeriken yang diduga dilakukan secara diam-diam ketika pelayanan SPBU belum dibuka untuk umum.

Informasi yang diterima Tim Investigasi menyebutkan, aktivitas pengisian tersebut berlangsung pada waktu yang tidak lazim. Sejumlah jeriken terlihat berada di area SPBU dan diduga digunakan untuk menampung BBM bersubsidi.

Jika benar BBM subsidi disalurkan dengan cara demikian tanpa dasar dan dokumen yang dipersyaratkan, praktik tersebut patut dipertanyakan. BBM subsidi merupakan barang yang mendapat kompensasi negara dan ditujukan bagi konsumen yang memenuhi ketentuan, bukan untuk diperlakukan seperti komoditas bebas tanpa pengawasan.

Kenapa Dilakukan Saat SPBU Masih Tutup?

Pertanyaan terbesar justru muncul pada waktu dan cara aktivitas tersebut dilakukan.

Mengapa pengisian menggunakan jeriken diduga dilakukan ketika pelayanan SPBU belum berjalan normal?

Apakah pengisian tersebut merupakan penyaluran resmi berdasarkan Surat Rekomendasi atau mekanisme yang diperbolehkan?

Berapa volume BBM yang disalurkan?

Siapa penerimanya?

Dan yang paling penting, BBM tersebut sebenarnya diperuntukkan untuk apa?

Pertanyaan-pertanyaan itu perlu dijawab secara terbuka agar tidak muncul dugaan bahwa ada jalur khusus dalam penyaluran BBM subsidi.

Pertamina dan BPH Migas Jangan Hanya Menunggu Laporan

Tim Investigasi meminta Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas tidak berhenti pada pemeriksaan administrasi semata.

Perlu dilakukan pengecekan langsung terhadap rekaman CCTV, logbook penyaluran, data transaksi, volume BBM yang keluar, identitas penerima, dokumen rekomendasi serta waktu pengisian.

Jika ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana mekanisme pengawasan di SPBU tersebut berjalan.

Apalagi apabila praktik pengisian menggunakan jeriken tersebut dilakukan berulang kali, maka persoalannya bukan lagi sekadar aktivitas pengisian BBM, melainkan menyangkut ketepatan sasaran distribusi BBM subsidi dan potensi kebocoran subsidi negara.

Tim Investigasi menegaskan, informasi ini masih berstatus dugaan dan membutuhkan verifikasi resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pengelola SPBU, Pertamina Patra Niaga, maupun pihak terkait lainnya.

Tim Investigasi

Berita Terkait

KASUS Gedung Balai Nikah KUA Kapuas Sanggau Rp1,3 M Hancur Lebur, Pengawas Lingau
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
HEBOH! Puluhan Drum di Riam Panjang Diduga Bekas Gudang Minyak, Kapolres Kapuas Hulu dan Polda Kalbar Diminta Turun
Dua Truk Tangki CPO Tabrakan di Tayan Hilir, Muatan Tumpah ke Jalan
Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu Disebut Beroperasi Tiga Kali Sepekan, Warga Desak Penindakan di Silat Hilir
PETI Diduga Beroperasi di Belakang Danau Belibis Subah, APH Diminta Segera Bertindak
Warga Segok Sebaboi Bergerak, Siapkan Jalan Masuknya Listrik PLN
Dugaan Galian C di Areal Perkebunan PT TBSM Dipertanyakan, Legalitas dan Asal Material Jadi Sorotan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:51

KASUS Gedung Balai Nikah KUA Kapuas Sanggau Rp1,3 M Hancur Lebur, Pengawas Lingau

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:58

Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias

Rabu, 30 September 2026 - 08:03

HEBOH! Puluhan Drum di Riam Panjang Diduga Bekas Gudang Minyak, Kapolres Kapuas Hulu dan Polda Kalbar Diminta Turun

Rabu, 30 September 2026 - 06:23

Dua Truk Tangki CPO Tabrakan di Tayan Hilir, Muatan Tumpah ke Jalan

Selasa, 29 September 2026 - 16:27

Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu Disebut Beroperasi Tiga Kali Sepekan, Warga Desak Penindakan di Silat Hilir

Berita Terbaru

Sorry Ye,,,,,