SANGGAU, Aktual86.my.id — Suasana di Jalan Dahlia, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, mendadak geger setelah seorang pria berinisial BS (49) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Jumat (18/9/2026).
BS ditemukan setelah keluarga mendapat informasi bahwa rumah korban dalam kondisi terkunci. Tak terdengar aktivitas maupun respons dari dalam rumah meski pintu telah diketuk berulang kali.
Sekitar pukul 16.30 WIB, adik ipar korban, Nilawati (43), bersama suaminya, Iswanto Diharjo (48), mendatangi rumah tersebut. Setelah tidak mendapat jawaban, Iswanto akhirnya mendobrak pintu samping rumah.
Di dalam kamar, BS ditemukan terbaring dan sudah tidak bergerak. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian.
Piket Penjagaan Regu I Polres Sanggau menerima laporan sekitar pukul 17.45 WIB. Petugas kemudian mendatangi TKP dipimpin Pamapta Regu I Polres Sanggau, Ipda Kemas Febrian Ismaili, S.Tr.IK, bersama personel Reskrim, Inafis, Intelkam dan Polsek Kapuas.
Hasil pemeriksaan awal Unit Inafis dan Sat Reskrim Polres Sanggau tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga menemukan luka koreng pada bagian kaki.
Dari keterangan keluarga, BS diketahui memiliki riwayat diabetes dan hipertensi. Sejumlah obat juga ditemukan di dalam rumah, di antaranya Prostanac 50, Grafilin, B Complex dan furosemid.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian.
Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., menegaskan pemeriksaan masih dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara objektif.
“Pemeriksaan awal di TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kami tetap melakukan pendalaman melalui keterangan keluarga, pemeriksaan barang-barang yang ditemukan, serta koordinasi dengan pihak medis untuk memastikan penyebab kematian secara objektif,” ujar Kadek Ary.
Kapolres juga meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan medis dan pendalaman kepolisian selesai.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian dan menyerahkan proses pemeriksaan kepada petugas,” katanya.
Setelah pemeriksaan TKP selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke Kamar Jenazah RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk proses selanjutnya.
(Humas Res Sgu)








