Sanggau, Aktual86.my.id — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan di Desa Sebuduh, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan sosialisasi yang melibatkan tim dari Mabes TNI dan Koramil Kecamatan Kembayan tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan masyarakat Sebuduh.
Kepala Desa Sebuduh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim yang telah datang langsung memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait tata cara pembukaan lahan yang aman serta langkah-langkah pencegahan kebakaran.

“Pemerintah desa dan warga Sebuduh hari ini berterima kasih kepada tim dari Mabes TNI dan Koramil Kecamatan Kembayan yang sudah melaksanakan sosialisasi di desa pada hari ini, 7 September 2026,” ujar Kades Sebuduh.
Menurutnya, salah satu hal penting yang disampaikan dalam sosialisasi adalah perlunya pengawasan dan persiapan yang matang apabila masyarakat melakukan aktivitas pembakaran ladang.
Masyarakat, kata dia, memahami bahwa apabila melakukan pembakaran lahan, harus ada tim yang melakukan pemantauan. Sebelum pembakaran dilakukan, warga juga akan terlebih dahulu membersihkan batas-batas lahan untuk mencegah api merembet ke lahan milik warga lainnya.
“Dari penyampaian yang kami terima, apabila membakar ladang harus ada tim yang melakukan pengawasan. Jadi, sebelum membakar, kami akan membersihkan terlebih dahulu batas-batas antara tanah kami dengan tanah milik orang lain,” jelasnya.
Selain menerima sosialisasi, pemerintah desa dan masyarakat Sebuduh juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah tersebut.
Salah satunya adalah pengadaan sumur bor yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air apabila terjadi kebakaran. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan adanya dukungan sarana pemadam kebakaran, termasuk mobil pemadam kebakaran (damkar).
“Kami berharap apa yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat dapat diakomodir. Di antaranya kami meminta agar nantinya bisa ada sumur bor. Selain itu, kami juga mengusulkan adanya damkar atau mobil pemadam kebakaran,” ungkapnya.
Kades Sebuduh berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian pihak terkait, mengingat ketersediaan sumber air dan sarana pemadam sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti arahan dan memahami pentingnya pencegahan karhutla. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
Sosialisasi yang dilakukan di Desa Sebuduh diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga dalam membuka lahan secara aman dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, TNI, serta unsur terkait lainnya dalam mencegah karhutla.
Aktual86 — Aktual, Faktual, Terpercaya.
Reporter : Metius








